0-818x537

17 Tahun Peristiwa Mei 98

Hari ini Indonesia mengenang peristiwa pahit 17 tahun silam, yang telah menorehkan tinta kelam dalam perjalanan kita berbangsa. Mereka yang telah tewas atau menjadi korban kekerasan dalam Tragedi Mei tahun 1998, terus mengingatkan kita bahwa reformasi Indonesia dibangun dengan tidak mudah, dan hingga saat ini belum ada pertanggungjawaban hukum dari pihak-pihak yang seharusnya bertanggungjawab atas tragedi tersebut.

Atas perjuangan kerja keras para korban untuk terus menciptakan ruang bagi korban untuk mengungkapkan kebenaran. Akhirnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun sebuah monumen memorialisasi bagi korban Tragedi Mei ‘98, sebuah Prasasti yang berbentuk tangan dengan kain sobek dan jarum beserta benangnya yang belum selesai dijahit. Kain sobek yang belum selesai dijahit ini memiliki makna penuntasan kasus yang belum selesai.

Monumen Prasasti Mei ‘98 bertujuan untuk mendukung proses pemulihan korban, mengingatkan negara tentang penyelesaian kasus Tragedi ‘98 yang belum diselesaikan, dan mencegah tragedi yang sama berulang.

Belum ada komentar

Tulis Komentar